Langsung ke konten utama
Data pembanding per Agustus 2026

5 Software Percetakan Indonesia, Dibandingkan Apa Adanya

Kami membuat InkPoint, jadi jelas kami tidak netral. Karena itu halaman ini menulis keterbatasan kami sendiri sejelas keterbatasan yang lain β€” silakan nilai sendiri.

Apa software percetakan terbaik di Indonesia?

Tidak ada satu jawaban untuk semua, karena yang menentukan adalah kondisi usaha Anda. Bila internet sering putus dan Anda ingin server fisik di toko, BIMA Cloud lebih sesuai. Bila prioritasnya pembukuan rapi, Beepos unggul di akuntansi. Bila Anda ingin mulai dengan biaya awal serendah mungkin dan memantau bisnis dari mana saja, InkPoint dirancang untuk itu.

Ringkasan Sekilas

Ringkasan model biaya, platform, dan trial dari lima software percetakan Indonesia
SoftwareModel biayaPlatformCoba gratis
InkPointStarter Rp 299.000, Bisnis Rp 599.000, Pro Rp 1.199.000 per bulanBerbasis web, dibuka lewat browserGratis 14 hari, tanpa kartu kredit
BIMA Cloud Gen 3Silver Rp 7 juta (5 user), Gold Rp 15 juta (10 user), Platinum Rp 30 juta (25 user)Desktop & Android, server di lokasi tokoTidak dicantumkan di halaman harga
YAZCORPMulai Rp 2.777 per hari untuk semua cabangCloudTidak dicantumkan
Beepos / Bee AccountingBeepos mulai sekitar Rp 100 ribu per bulanCloud (Beepos) atau desktop (Bee Accounting)Tersedia, cek langsung ke vendor
WF POS IndonesiaTidak dipublikasikanOffline, jaringan lokal antar komputerTidak dicantumkan

Seluruh data pesaing dikutip dari halaman harga dan FAQ publik masing-masing penyedia, diperiksa pada Agustus 2026. Harga dan fitur bisa berubah sewaktu-waktu β€” selalu konfirmasi langsung sebelum memutuskan.

Satu per Satu

InkPoint

inkpoint.id

Produk kami

ERP dan kasir berbasis web khusus digital printing dan percetakan, dengan website toko online termasuk di semua paket.

Model biaya
Langganan bulanan
Platform
Berbasis web, dibuka lewat browser
Harga
Starter Rp 299.000, Bisnis Rp 599.000, Pro Rp 1.199.000 per bulan
Coba gratis
Gratis 14 hari, tanpa kartu kredit

Kelebihan

  • Trial gratis 14 hari tanpa kartu kredit, jadi bisa diuji dengan order asli sebelum bayar
  • Biaya masuk ringan dan berhenti kapan saja
  • Berbasis web, bisa dipantau dari HP di luar toko tanpa instalasi
  • Jumlah user tidak dibatasi per paket

Keterbatasan

  • Belum ada aplikasi Android native β€” diakses lewat browser HP
  • Bergantung pada koneksi internet untuk fitur di luar kasir
  • Data berada di cloud, bukan di server fisik toko Anda

Paling cocok untuk: Usaha digital printing dan percetakan yang ingin mulai cepat dengan risiko rendah, dan perlu memantau operasional dari mana saja.

BIMA Cloud Gen 3

aplikasiprinting.com

ERP dan POS khusus percetakan yang sudah lama dipakai di industri ini, dengan server yang dipasang di lokasi toko dan aplikasi desktop plus Android.

Model biaya
Bayar di muka + biaya tahunan
Platform
Desktop & Android, server di lokasi toko
Harga
Silver Rp 7 juta (5 user), Gold Rp 15 juta (10 user), Platinum Rp 30 juta (25 user)
Coba gratis
Tidak dicantumkan di halaman harga

Kelebihan

  • Server berada di lokasi toko Anda sendiri, sehingga data tidak bergantung pada penyedia pihak ketiga
  • Bisa berjalan offline maupun online β€” cocok bila koneksi internet di lokasi Anda sering putus
  • Garansi after sales BIMA Care selama 1 tahun
  • Fitur SPK dan jadwal produksi yang matang, plus monitoring counter A3+

Keterbatasan

  • Biaya awal jutaan rupiah sebelum Anda tahu sistemnya cocok atau tidakPaket termurah Rp 7 juta dibayar di muka.
  • Ada biaya tahunan lanjutan yang besarannya tidak dipublikasikan di halaman hargaFAQ mereka: β€œPembayaran paket di awal kemudian ada biaya anual tahunannya sesuai paket.”
  • Bukan aplikasi berbasis web, jadi perlu instalasi di perangkatFAQ mereka: β€œAplikasi Ini Berbasis Desktop & Android, Bukan Web Based.”
  • Jumlah user dibatasi per paket, sehingga menambah karyawan berarti naik paketSilver 5 user, Gold 10 user, Platinum 25 user.
  • Tidak ada blog atau materi edukasi di situsnya

Paling cocok untuk: Percetakan mapan dengan modal awal siap, koneksi internet yang tidak bisa diandalkan, dan preferensi kuat agar server fisik berada di lokasi sendiri.

YAZCORP

yazcorp.id

ERP cloud untuk jasa fotokopi dan percetakan dengan pembagian peran yang rinci, dari CS sampai kurir.

Model biaya
Langganan, ditulis per hari
Platform
Cloud
Harga
Mulai Rp 2.777 per hari untuk semua cabang
Coba gratis
Tidak dicantumkan

Kelebihan

  • Alur berbasis peran yang jelas: CS β†’ Desain β†’ Kasir β†’ Operator β†’ QC β†’ Kurir
  • Harga sudah mencakup semua cabang, tidak dihitung per outlet
  • Berbasis cloud, tanpa server fisik

Keterbatasan

  • Harga dibingkai per hari, sehingga sulit dibandingkan langsung dengan penyedia lainRp 2.777/hari setara sekitar Rp 83 ribu per bulan.
  • Materi produk dan sinyal kredibilitas di situsnya relatif tipis

Paling cocok untuk: Usaha fotokopi dan percetakan yang mencari harga masuk paling rendah dan sudah tahu persis kebutuhannya.

Beepos / Bee Accounting

bee.id

POS dan akuntansi umum dengan halaman khusus untuk percetakan, dari vendor software akuntansi yang sudah lama berdiri.

Model biaya
Langganan bulanan, atau lisensi sekali beli untuk Bee Accounting
Platform
Cloud (Beepos) atau desktop (Bee Accounting)
Harga
Beepos mulai sekitar Rp 100 ribu per bulan
Coba gratis
Tersedia, cek langsung ke vendor

Kelebihan

  • Modul akuntansi yang matang karena memang berakar dari software akuntansi
  • Harga masuk rendah
  • Materi edukasi dan blog yang kuat, termasuk artikel rekomendasi software percetakan
  • Dukungan multi cabang dan sinkronisasi offline

Keterbatasan

  • Produk generalis, bukan spesialis percetakanTidak ada SPK, imposisi, atau perhitungan harga per meter persegi bawaan.
  • Alur produksi cetak perlu disesuaikan sendiri

Paling cocok untuk: Usaha yang prioritas utamanya pembukuan rapi, dan alur produksinya masih sederhana.

WF POS Indonesia

wfpos-id.com

Aplikasi kasir offline untuk percetakan dan advertising dengan perhitungan harga otomatis berbasis dimensi.

Model biaya
Lisensi
Platform
Offline, jaringan lokal antar komputer
Harga
Tidak dipublikasikan
Coba gratis
Tidak dicantumkan

Kelebihan

  • Perhitungan harga otomatis dari panjang Γ— lebar β€” sangat spesifik kebutuhan percetakan
  • Berjalan penuh tanpa internet
  • Bisa dijaringkan antar beberapa komputer di satu lokasi

Keterbatasan

  • Offline-first, sehingga memantau bisnis dari luar toko tidak memungkinkan
  • Tidak ada konsolidasi multi cabang berbasis cloud

Paling cocok untuk: Satu outlet dengan internet yang tidak stabil dan kebutuhan utama sebatas kasir plus hitung harga.

Tiga Pertanyaan yang Menentukan Pilihan Anda

Seberapa andal internet di lokasi Anda?

Kalau sering putus berjam-jam, sistem dengan server di lokasi seperti BIMA atau yang offline-first seperti WF POS lebih aman. Kalau internet stabil, cloud memberi Anda akses dari mana saja tanpa perawatan perangkat.

Berapa modal yang siap Anda keluarkan sebelum tahu hasilnya?

Ini pertanyaan yang paling sering dilewati. Model bayar di muka menuntut Anda yakin sebelum mencoba. Model langganan dengan trial memindahkan risiko itu ke penyedia β€” Anda baru bayar setelah tahu sistemnya cocok.

Yang paling kacau di usaha Anda sekarang apa?

Kalau pembukuan, pilih yang kuat di akuntansi. Kalau order tercecer dan produksi berantakan, pilih yang punya SPK dan antrean produksi sungguhan. Membeli sistem lengkap untuk masalah yang tidak Anda punya hanya menambah pekerjaan input data.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa software percetakan terbaik di Indonesia?

Tidak ada satu jawaban untuk semua, karena yang menentukan adalah kondisi usaha Anda. Bila internet di lokasi Anda sering putus dan Anda ingin server fisik di toko, BIMA Cloud lebih sesuai. Bila prioritasnya pembukuan rapi, Beepos unggul di akuntansi. Bila Anda ingin mulai dengan risiko dan biaya awal serendah mungkin serta memantau bisnis dari mana saja, InkPoint dirancang untuk itu.

Berapa harga software percetakan di Indonesia?

Kisarannya sangat lebar karena model biayanya berbeda. Yang berlangganan bulanan mulai sekitar Rp 83 ribu hingga Rp 1,2 juta per bulan tergantung skala dan jumlah outlet. Yang dibayar di muka mulai Rp 7 juta hingga Rp 30 juta tergantung paket dan jumlah user, biasanya ditambah biaya tahunan lanjutan.

Apa bedanya software percetakan dengan aplikasi kasir biasa?

Aplikasi kasir biasa berhenti di transaksi penjualan. Software percetakan memahami alur cetak: harga dihitung per meter persegi atau ukuran custom, satu order bisa punya beberapa bahan dan tahap finishing, dan barang belum jadi saat dibayar. Karena itu ia perlu antrean produksi, SPK, dan pengurangan stok bahan otomatis β€” hal yang tidak ada di POS ritel umum.

Lebih baik software cloud atau yang server-nya di toko sendiri?

Server di toko unggul saat internet tidak bisa diandalkan dan bila Anda ingin data berada secara fisik di lokasi sendiri, tetapi butuh modal awal lebih besar dan perawatan perangkat. Cloud unggul karena bisa diakses dari mana saja, tidak perlu instalasi, dan biaya masuknya ringan, tetapi bergantung pada koneksi internet dan penyedia layanan.

Apakah perlu ganti software kalau usaha saya masih kecil?

Belum tentu. Selama order masih di bawah sekitar 30 per hari dan hanya Anda yang menangani semuanya, pencatatan manual yang disiplin masih bisa jalan. Tanda Anda perlu sistem adalah ketika order mulai terlewat, stok bahan habis mendadak, atau Anda tidak lagi tahu pekerjaan mana yang sebenarnya untung.

Cara Termurah Membandingkan: Coba Sendiri

Jalankan InkPoint gratis 14 hari dengan order asli Anda. Tanpa kartu kredit. Kalau ternyata tidak cocok, Anda sudah tahu jawabannya tanpa mengeluarkan sepeser pun.