InkPoint vs BIMA Cloud Gen 3
Kami membuat halaman ini karena pertanyaannya memang sering masuk. Isinya perbandingan apa adanya — termasuk bagian di mana BIMA justru pilihan yang lebih tepat untuk Anda.
Apa perbedaan InkPoint dan BIMA Cloud?
Perbedaan terbesarnya ada di model biaya dan platform. InkPoint adalah langganan bulanan mulai Rp 299.000 yang dibuka lewat browser, dengan trial gratis 14 hari. BIMA Cloud Gen 3 dibayar di muka mulai Rp 7 juta ditambah biaya tahunan, berjalan sebagai aplikasi desktop dan Android, dengan server yang dipasang di lokasi toko Anda.
InkPoint dan BIMA, Aspek per Aspek
| Aspek | InkPoint | BIMA Cloud Gen 3 |
|---|---|---|
| Model pembayaran | Langganan bulanan | Bayar di muka + biaya tahunan |
| Biaya masuk | Rp 299.000 untuk bulan pertama | Rp 7 juta dibayar di muka (paket Silver) |
| Paket lengkap | Starter Rp 299.000, Bisnis Rp 599.000, Pro Rp 1.199.000 per bulan | Silver Rp 7 juta (5 user), Gold Rp 15 juta (10 user), Platinum Rp 30 juta (25 user) |
| Coba sebelum bayar | Gratis 14 hari, tanpa kartu kredit | Tidak dicantumkan di halaman harga |
| Platform | Berbasis web, dibuka lewat browser | Desktop & Android, server di lokasi toko |
| Lokasi data | Cloud, diakses dari mana saja | Server di lokasi toko Anda |
| Jalan tanpa internet | Kasir tetap jalan, sinkron saat koneksi kembali | Ya, karena server ada di lokasi |
| Batas jumlah user | Tidak dibatasi per paket | 5 / 10 / 25 user sesuai paket |
| Batas outlet | 1 / 2 / 5 outlet sesuai paket | Multi cabang di paket Gold ke atas |
| Aplikasi Android | Belum ada aplikasi native — dibuka lewat browser HP | Ada, terpisah untuk owner dan karyawan |
| Website toko online | Termasuk, gratis di semua paket | Tidak disebutkan |
| Materi edukasi | Blog dengan 60+ artikel manajemen percetakan | Tidak ada blog |
| Garansi khusus | Tidak ada program bernama; support lewat WhatsApp, email, telepon | BIMA Care, garansi after sales 1 tahun |
Data BIMA Cloud Gen 3 dikutip dari halaman harga dan FAQ publik mereka di aplikasiprinting.com, diperiksa pada Agustus 2026. Harga dan fitur bisa berubah sewaktu-waktu — selalu konfirmasi langsung ke masing-masing penyedia sebelum memutuskan.
Kapan BIMA Lebih Cocok untuk Anda
Tidak ada software yang cocok untuk semua orang. Kalau kondisi Anda ada di daftar ini, BIMA kemungkinan pilihan yang lebih tepat — dan lebih baik Anda tahu sekarang daripada setelah berlangganan.
- Server berada di lokasi toko Anda sendiri, sehingga data tidak bergantung pada penyedia pihak ketiga
- Bisa berjalan offline maupun online — cocok bila koneksi internet di lokasi Anda sering putus
- Garansi after sales BIMA Care selama 1 tahun
- Fitur SPK dan jadwal produksi yang matang, plus monitoring counter A3+
- Aplikasi Android terpisah untuk owner dan karyawan, dengan notifikasi WhatsApp ke pelanggan
- Rekam jejak panjang dengan belasan logo klien percetakan yang ditampilkan
Ringkasnya: Percetakan mapan dengan modal awal siap, koneksi internet yang tidak bisa diandalkan, dan preferensi kuat agar server fisik berada di lokasi sendiri.
Kapan InkPoint Lebih Masuk Akal
Anda belum yakin dan tidak mau bertaruh jutaan rupiah
Trial 14 hari tanpa kartu kredit membuat Anda menguji sistemnya dengan order asli lebih dulu. Kalau tidak cocok, Anda berhenti tanpa kehilangan apa pun.
Anda ingin memantau bisnis dari luar toko
Karena berbasis web, omzet, status order, dan stok bisa dilihat dari HP di mana saja tanpa instalasi apa pun.
Jumlah karyawan Anda naik-turun
User tidak dibatasi per paket, jadi menambah operator saat musim ramai tidak memaksa Anda naik paket.
Anda butuh arus kas yang ringan
Rp 299.000 per bulan jauh lebih mudah dicerna anggaran UMKM daripada Rp 7 juta di muka, dan biaya berhenti begitu Anda berhenti.
Anda ingin jualan online sekalian
Website toko online sudah termasuk gratis di semua paket, jadi pelanggan bisa memesan tanpa Anda membangun situs terpisah.
Anda ingin belajar, bukan cuma membeli alat
Blog kami berisi 60+ artikel soal HPP, manajemen stok bahan, dan strategi harga percetakan — gratis dibaca, dipakai atau tidak dipakai produknya.
Soal total biaya, ini yang perlu Anda hitung sendiri
Langganan Rp 299.000 per bulan berarti sekitar Rp 3,6 juta per tahun. Paket Silver BIMA Rp 7 juta dibayar di muka. Kalau berhenti di situ, titik impasnya ada di kisaran dua tahun.
Tapi perhitungan itu belum lengkap, dan kami tidak mau berpura-pura lengkap. FAQ BIMA menyebut ada biaya tahunan lanjutan setelah pembayaran di awal, sementara besarannya tidak dicantumkan di halaman harga mereka. Tanpa angka itu, tidak ada yang bisa menghitung total biaya jangka panjang secara jujur — termasuk kami.
Jadi kalau Anda sedang serius membandingkan keduanya, tanyakan dua hal ini ke mereka: berapa biaya tahunannya, dan apa yang terjadi pada data Anda bila biaya itu berhenti dibayar. Jawabannya akan mengubah perhitungan Anda lebih besar daripada selisih harga paket di awal.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa perbedaan utama InkPoint dan BIMA Cloud Gen 3?
Perbedaan terbesarnya ada di model biaya dan platform. InkPoint adalah langganan bulanan mulai Rp 299.000 yang dibuka lewat browser, dengan trial gratis 14 hari. BIMA Cloud Gen 3 dibayar di muka mulai Rp 7 juta ditambah biaya tahunan, berjalan sebagai aplikasi desktop dan Android, dengan server yang dipasang di lokasi toko Anda.
Mana yang lebih murah, InkPoint atau BIMA?
Untuk tahun pertama InkPoint jauh lebih ringan: Rp 299.000 per bulan atau sekitar Rp 3,6 juta setahun, dibanding Rp 7 juta yang harus dibayar di muka untuk paket Silver BIMA. Dalam jangka sangat panjang perhitungannya bisa berbalik, tetapi besaran biaya tahunan BIMA tidak dipublikasikan di halaman harga mereka, jadi angka pastinya perlu Anda tanyakan langsung ke mereka sebelum membandingkan total biaya.
Apakah BIMA Cloud berbasis web seperti InkPoint?
Tidak. FAQ resmi BIMA menyatakan aplikasinya berbasis desktop dan Android, bukan web based, dengan server yang berada di lokasi toko. InkPoint sepenuhnya berbasis web, jadi cukup dibuka lewat browser di komputer, tablet, atau HP tanpa instalasi.
Kapan BIMA lebih cocok daripada InkPoint?
Bila koneksi internet di lokasi Anda sering putus dan Anda ingin server berada secara fisik di toko sendiri, BIMA lebih sesuai. Modal awal jutaan rupiah juga bukan masalah bagi percetakan mapan yang lebih memilih membayar sekali di depan daripada berlangganan. Kebutuhan aplikasi Android native untuk operator juga saat ini dipenuhi BIMA, belum oleh InkPoint.
Bisakah saya pindah dari BIMA ke InkPoint?
Bisa. Tim kami membantu memindahkan data pelanggan, daftar bahan, daftar harga, dan stok berjalan Anda. Rata-rata proses migrasi selesai dalam satu hari kerja, lalu tim Anda dilatih sekitar 1–2 jam per peran. Anda juga bisa menjalankan trial gratis 14 hari lebih dulu sambil sistem lama tetap berjalan, jadi tidak ada risiko operasional berhenti.
Apakah InkPoint punya fitur SPK dan jadwal produksi seperti BIMA?
Ya. InkPoint punya modul produksi dengan antrean kerja per operator dan per mesin, status berjalan dari antre sampai finishing, catatan reject dan ulang cetak, serta estimasi pemakaian bahan per order. Fitur ini tersedia di semua paket, tidak dikunci di paket tertentu.
Coba Dulu, Putuskan Belakangan
Jalankan InkPoint gratis 14 hari dengan order asli Anda, sementara sistem lama tetap berjalan. Tanpa kartu kredit, tanpa biaya setup, dan tim kami bantu pindah datanya.
Masih menimbang opsi lain? Lihat perbandingan dengan penyedia lainnya