Software Percetakan yang Dibuat Bersama Pelaku Digital Printing
InkPoint lahir dari satu tujuan sederhana: membantu usaha digital printing di Indonesia berhenti mencatat order di buku dan mulai mengelola bisnis dengan data.
Dari catatan manual ke satu dashboard
Banyak pemilik digital printing kami temui masih mencatat order di buku atau WhatsApp, kesulitan melacak status produksi, dan sering kehabisan bahan mendadak. Di akhir bulan, mereka bahkan tidak tahu berapa profit sebenarnya.
InkPoint dibuat untuk menyelesaikan itu. Kami menyatukan order management, produksi, inventory bahan, aplikasi kasir (POS), dan laporan keuangan dalam satu platform berbasis cloud — plus website toko online gratis untuk menerima order dari pelanggan.
Hari ini, lebih dari 150 bisnis percetakan di berbagai kota di Indonesia menggunakan InkPoint untuk membuat operasional lebih rapi, tim lebih cepat, dan keputusan lebih berbasis data.
Nilai yang memandu InkPoint
Fokus pada Percetakan
Kami tidak membuat software generik. Setiap fitur InkPoint dirancang khusus untuk alur kerja digital printing — dari order, produksi, hingga stok bahan.
Buatan & Server di Indonesia
Tim, support, dan server kami di Indonesia. Bahasa yang sama, zona waktu yang sama, dan pemahaman langsung terhadap kebutuhan UMKM percetakan lokal.
Sederhana untuk Operator
Pengguna kami adalah pemilik dan karyawan percetakan, bukan programmer. Kami menjaga InkPoint tetap mudah dipakai, dengan training dan support penuh.
Notifikasi WhatsApp Otomatis untuk Pelanggan
InkPoint mengirim notifikasi WhatsApp otomatis ke pelanggan Anda setiap ada update — order diterima, masuk produksi, hingga siap diambil. Pelanggan tidak perlu bertanya berulang, dan tim Anda hemat waktu tanpa perlu chat manual satu per satu.
Siap membuat percetakan Anda lebih efisien?
Coba InkPoint gratis 14 hari, tanpa kartu kredit. Tim kami siap membantu setup dan training.